728 x 90

Workshop Manajemen Data “Patient Safety First”

Workshop Manajemen Data “Patient Safety First”
Workshop Manajemen Data “Patient Safety First”

     Humas, RSMDJ --- Sebanyak 200 peserta ikut serta dalam kegiatan Workshop Manajemen Data bagi Tenaga Penanggungjawab dan Pengumpul Data Mutu “Patient Safety First” yang digelar RSUP Dr. M. Djamil Padang bertempat di Auditorium Lantai IV Gedung Administrasi dan Instalasi Rawat Jalan, Senin (10/2). Kegiatan tersebut digelar selama dua hari (Senin dan Selasa). Tidak hanya dari kalangan internal, kegiatan workshop juga diikuti oleh sejumlah utusan rumah sakit yang ada di Sumatera seperti utusan RSUD Dumai, RSIA Siti Hawa, RSUD Lubuk Sikaping, RSI Ibnu Sina Payakumbuh, RSUD Padang Pariaman, RSU Citra BMC Padang, RSU Aisyiyah Padang, RSI Ibnu Sina Pekanbaru, RSUD Kota Padang Panjang, RSUD Muaro bungo Jambi dan RSI Ibnu Sina Simpang Empat.

     Mewakili Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Yusirwan SpB, SpBA (K) MARS, kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Bagian Pendidikan dan Penenlitian, dr. Oea Khairsyaf, SpP. “Rumah Sakit merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan (health provider) yang mempunyai peranan penting, sarat dengan tugas, beban, masalah dan harapan dalam mewujudkan kesehatan masyarakat,” kata dr. Oea Khairsyaf, SpP.Lebih lanjut ia menyebut, sarana kesehatan bertujuan memberikan pertolongan kesehatan kepada masyarakat dalam bentuk pencegahan (preventif), penyembuhan (kuratif), dan pemulihan keadaan cacat badan dan jiwa (rehabilitatif), yang dilaksanakan secara terpadu dengan upaya mengurangi absensi karena sakit, serta peningkatan derajat kesehatan (promotif).

     Peningkatan kualitas sumber daya manusia secara umum dimaksudkan untuk meningkatkan mutu pelayanan dan keselamatan pasien dalam rumah sakit. Dikatakannya untuk itu diperlukan pengetahuan dan keterampilan terkait peningkatan mutu, diperlukan adanya indikator untuk mengukur suatu keberhasilan perbaikan mutu yang telah dianalisa dan divalidasi sebagai tolak ukur bagi rumah sakit. “Oleh karena itu, perlu diadakan suatu pendidikan dan pelatihan terhadap tenaga yang berhubungan langsung dengan hal tersebut. Sehingga diharapkan melalui pelatihan ini rumah sakit dapat memiliki karyawan yang memiliki kompetensi dalam manajemen data,” harapnya.

    Tidak hanya itu, tujuan digelarnya kegiatan workshop manajemen data adalah memberikan pembekalan pengetahuan tentang peningkatan mutu pelayanan dan keselamatan pasien khususnya tentang manajemen data kepada seluruh petugas kesehatan. Sejumlah materi yang akan di sampaikan dalam kegiatan itu seperti Overview PMKP, pelayanan Prioritas RS dan Indikator Prioritas, Indikator mutu unit, Profil Indikator, Penghitungan populasi dan sampel, Menyusun form pengumpulan data .

    Selanjutnya, Input data dengan IT dan Sismadak, Validasi Data , Analisa Data, Analisis masalah dengan Fish Bone, Prioritas masalah dengan menggunakan pareto dan Peningkatan mutu dengan PDSA. (Humas/Vz)

Admin
Admin
EDITOR

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>