728 x 90

TINGKATKAN TALI SILATURRAHMI, RSUP Dr. M. DJAMIL PADANG PERINGATI ISRA’ MIRAJ

TINGKATKAN TALI SILATURRAHMI, RSUP Dr. M. DJAMIL PADANG PERINGATI ISRA’ MIRAJ
TINGKATKAN TALI SILATURRAHMI, RSUP Dr. M. DJAMIL PADANG PERINGATI ISRA’ MIRAJ

          Padang, Rs. Djamil – Pada saat peringatan hari Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW tahun 1439 H, Direktur Umum, SDM, dan Pendidikan RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. drg. Viviyanti Azwar, MARS., dalam sambutannya menyampaikan agar RSUP Dr. M. Djamil Padang harus juga menjadi rumah sakit yang berlandaskan kepada agama. “Dengan selalu mengingat hari besar agama, seperti peristiwa Isra’ dan Mi’rajnya Rasulullah SAW, semoga meningkatkan keimanan dan ibadah kita sebagai umat yang beragama dan apapun kegiatan yang kita lakukan selalu diberkahi Allah SWT.,” katanya.

          Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW diadakan di Aula Instalasi Rawat Jalan, RSUP Dr. M. Djamil Padang (13/04). Kegiatan ini disambut baik oleh seluruh unit dan karyawan rumah sakit. Dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan dilanjutkan dengan melantunkan senandung Asmaul Husna secara bersama. Bertindak sebagai penceramah, yakni Ustadz Drs. H. Syafwan Diran. Dalam ceramahnya, Ustadz Syafwan mengatakan bahwa setiap orang Mukmin itu bersaudara bagaikan satu tubuh. Satu tubuh sakit, tubuh yang lainnya juga merasakan. “Ini yang namanya silaturrahmi,” kata Ustadz yang dikenal dengan penyampaian ceramahnya yang selalu lucu dan menarik ini. Pada kegiatan ini, Ustadz Syafwan tidak bercerita tentang peristiwa Isra’ Miraj secara rinci. Namun, bagaimana sebagai umat Islam, dapat memetik hikmah dari peristiwa ini. “Ilmu. Di dalam peristiwa ini, dapat dijadikan wadah dalam menuntut ilmu. Menuntut ilmu hukumnya wajib. Di dalam peristiwa ini, kita dapat belajar tentang sholat lebih dalam. Kemudian, membetulkan niat dalam beribadah. Sebab, apapun bentuk ibadah, kuncinya adalah niat,” jelasnya.

         Betapa pentingnya menjalin tali silaturrahmi. “Tidak akan masuk syurga orang yang suka memutuskan tali silaturrahmi,” tambah Ustadz. Ustadz Syafwan juga menjelaskan tentang akibat seseorang memutuskan tali silaturrahmi. Sebutnya, orang yang memutuskan tali silaturrahmi tidak akan diterima ibadahnya oleh Allah SWT, segala perbuatan yang dilakukannya akan menjadi sia-sia di mata Allah SWT, tidak termasuk golongan orang yang beriman kepada Rasulullah SAW, dan akan dilaknat Allah SWT. “Betapa luar biasanya nilai silaturrahmi,” tambahnya. Pada akhir ceramahnya, Ustadz Syafwan berharap agar seluruh karyawan RSUP Dr. M. Djamil Padang dapat memetik hikmah dari kegiatan ini dengan baik dan selalu menjalin tali silaturrahmi antar karyawan. (Humas)

Admin
Admin
EDITOR

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>