728 x 90

TES IVA DAN SADANIS DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG

TES IVA DAN SADANIS DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG
TES IVA DAN SADANIS DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG

Padang, Rs. Djamil - ‘‘RSUP DR. M. Djamil Padang sudah melakukan Tes IVA dan Sadanis pada 491 orang di lingkungan internal rumah sakit,’’ ungkap DR. dr. H. Yusirwan Yusuf, Sp.B.Sp.BA(K), Direktur Utama RSUP DR. M. Djamil Padang, Senin (23/10).

            Pernyataan tersebut disampaikan Dirut pada saat teleconference dengan Menteri Kesehatan RI, Prof. DR. dr. Nila Djuwita Anfasa Moeloek SpM (K), di Auditorium rumah sakit. Teleconference tersebut diselenggarakan oleh Kementerian Kesehatan RI dalam rangka untuk melihat tindak lanjut dari pelaksanaan Tes IVA dan Sadanis yang dilakukan di fasilitas layanan kesehatan dan pemerintah daerah. Kali ini, Menkes menfokuskan pada lima kota, yaitu Padang, Tasikmalaya, Pontianak, Makassar, dan Papua. Selain pihak direksi dan jajaran rumah sakit RSUP DR. M. Djamil, teleconference ini dihadiri juga oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Barat, dr. Hj. Merry Yuliesday, MARS dan Wakil Ketua Yayasan Kanker Indonesia cabang Sumbar, dr. Ermawati, SpOG (K).

            Tes IVA dan Sadanis merupakan program Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Pemeriksaan dimulai pada Senin (2/10) sampai Selasa (31/10) di fasilitas layanan kesehatan dan pemerintah daerah seluruh Indonesia. Kegiatan ini atas imbauan Ibu Negara, Iriana Joko Widodo dan Mufidah Jusuf Kalla, melalui Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) dalam rangka Bulan Peduli Kanker Payudara Internasional yang diperingati setiap bulan Oktober. Di RSUP DR. M. Djamil, kegiatan ini masih berlangsung hingga 28 Oktober nanti. ‘‘Masih ada waktu lima hari lagi untuk menggencarkan program yang bagus ini,’’ tambah Dirut. Seperti yang disampaikan juga oleh Dirut pada saat berlangsungnya teleconference, terdapat tiga orang yang positif dari lingkungan internal. Tiga orang tersebut langsung ditangani dan diberikan layanan pengobatan oleh rumah sakit. ‘‘Selain RSUP DR. M. Djamil, dua Puskemas di Kota Padang, yakni Puskesmas Padang Pasir dan Lapai, juga telah memiliki kapasitas alat dan SDM yang mampu menangani pasien positif tersebut,’’ tambah kepala Dinas Kesehatan.

           Untuk wilayah Sumbar, Kepala Dinas mengatakan bahwa 46 ribu orang telah dilakukan pemeriksaan untuk mendeteksi dini kanker serviks dari target 133 ribu yang diberikan Kemenkes. Kadis juga menjelaskan bahwa sekitar 34,5 persen sudah menjalani pemeriksaan. Menurutnya, hasil pemeriksaan di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kepada ASN (Aparatur Sipil Negara) perempuan dan istri ASN, 12 orang dinyatakan positif. Sementara, dari 2.831 orang yang diperiksa oleh IBI pada 5 Juli lalu, sebanyak 26 orang dinyatakan postif. Kemudian, dari kunjungan beberapa hari lalu ke Kabupaten Kepulauan Mentawai, dari 15 orang yang diperiksa, 3 orang dinyatakan positif. ‘’Ada satu Puskesmas di sana, dari 80 orang yang diperiksa, hasilnya negatif semua,’’ lugas Kadiskes.

             Kanker serviks adalah jenis kanker yang dapat dicegah, dilakukan dengan sederhana, dan dapat dilakukan di Puskesmas dan ditanggung BPJS. Untuk deteksi dini kanker payudara melalui Sadanis, dapat ditunjang dengan Peralatan Mammografi dan USG. ‘‘Oleh sebab itu, masyarakat tidak perlu takut dinyatakan positif karena yang dinyatakan positif dari hasil pemeriksaan tersebut belum tentu kanker. Rata-rata, kondisi pasien masih sangat dini. Bahkan, bentuknya kadang masih normal saja,’’ kata dr. Ermawati, SpOG (K). Dilaksanakannya pemeriksaan deteksi dini melalui Tes IVA dan Sadanis, diharapkan dapat terwujudnya wanita Indonesia sehat bebas Kanker. ‘’Kami telah memberikan edukasi kepada seluruh pegawai perempuan dan istri pegawai laki-laki mengenai hal ini. Semua pihak, baik Dharma Wanita, Promkes, dan Humas akan selalu berupaya untuk memotivasi pihak internal rumah sakit untuk tidak takut memeriksakan diri,’’ kata dr. Mendhel Yanti, Ketua Dharma Wanita RSUP DR. M. Djamil Padang. (Humas)

Admin
Admin
EDITOR

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>