728 x 90

RSUP DR. M. DJAMIL PADANG SIAP HADAPI GEMPA DAN KEBAKARAN

RSUP DR. M. DJAMIL PADANG SIAP HADAPI GEMPA DAN KEBAKARAN
RSUP DR. M. DJAMIL PADANG SIAP HADAPI GEMPA DAN KEBAKARAN

      Padang, Rs. Djamil - RSUP Dr. M. Djamil Padang bekerja sama denganBadan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Tagana Dinas Sosial, Damkar, TNI/POLRI, dan instansi terkait lainnya melaksanakan Simulasi Penanggulangan Bencana Gempa dan Kebakaran. Berada di daerah yang rawan terjadinya bencana, khususnya gempa, RSUP Dr. M. Djamil Padang harus selalu siap dalam menghadapi kondisi saat dan sesudah terjadi bencana gempa. Kebakaran merupakan bencana yang tidak menutup kemungkinan sering terjadi setelah gempa. Awal dari terjadinya bencana kebakaran seperti dari hubungan arus pendek listrik yang disebabkan karena terjadinya pergerakan kontruksi bangunan ataupun bisa terjadi juga karena kerusakan kabel yang sudah usang, membuang puntung rokok yang masih menyala, serta jatuhnya alat-alat yang mudah terbakar, seperti kompor, dll. Kejadian bencana merupakan kejadian khusus karena tidak bisa diduga kapan akan terjadi. Hal yang dapat dilakukan adalah mempersiapkan reaksi seluruh pegawai M. Djamil serta memperbaiki sikap dan meningkatkan kemampuan pegawai dalam menghadapi bencana. “Simulasi ini bertujuan supaya tercipta kondisi yang tidak gagap dan biasa menghadapi peristiwa kepanikan yang luar biasa,” ungkap Direktur Utama RSUP Dr. M. Djamil Padang, Dr. dr. Yusirwan, Sp.B., Sp.BA (K)., MARS., usai kegiatan simulasi (26/04).

     Dijelaskannya, RS. Djamil menjadi salah satu titik evakuasi akhir dalam skema tanggap bencana di Kota Padang. Sebagai pusat pelayanan kesehatan, meskipun rumah sakit lumpuh total, pelayanan tetap ada. Lapangan bola milik PT KAI di belakang rumah sakit juga akan menjadi pusat pelayanan saat pelayanan di gedung tak bisa lagi dilakukan. “Dalam kondisi bencana, pelayanan rumah sakit tidak boleh lumpuh meskipun secara fisik, seluruh bangunan lumpuh atau akses jalan terputus menuju rumah sakit. Kepastian ini termasuk dalam Disaster Hospital Plane RSUP Dr. M. Djamil Padang,” jelasnya lagi. Pukul 10.00 WIB simulasi ini dimulai. Simulasi ini diskenariokan dengan bunyi sirine terjadinya gempa bumi. Lalu, setelah itu ada kebakaran di Instalasi Gizi. Seluruh pegawai yang mengikuti simulasi berhamburan keluar ruangan melalui jalur evakuasi. Mereka keluar dengan menutup bagian kepala untuk dilindungi. Dalam simulasi ini, pemadam kebakaran sigap datang ke tempat kejadian.

     Kemudian, tampak pada saat simulasi, para staf medik telah sigap dalam mengevakuasi para pasien, baik pasien rawatan, maupun korban yang tertimpa bangunan dan luka bakar. Sebelum para korban dievakuasi pada titik kumpul, staf medik telah memberikan pertolongan pertama dengan cepat kepada para korban. Begitu pula dengan BPDP yang sigap mendirikan tenda-tenda evakuasi. Dirut juga terlibat dalam simulasi ini. Dengan menggunakan handy talk, Dirut RS. Djamil berkoordinasi dengan timnya dalam penanganan pasien pada simulasi dan evakuasi pasien yang berlangsung. Ditambahkan oleh Yusirwan, saat ini, RS. Djamil selalu dalam keadaan siap bencana. Seperti adanya rumah sakit lapangan di kawasan ulu gadut, tepatnya di samping RS. HB. Saanin Padang, misalnya. “Jadi, seandainya keadaan darurat karena bencana, sedangkan akses ke Jati tertutup, masyarakat bisa langsung ke rumah sakit lapangan itu. Prinsipnya, semua layanan itu dalam keadaan siaga,” pungkasnya. (Humas)

 

 

Admin
Admin
EDITOR

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>