728 x 90

RSUP DR. M. DJAMIL ADAKAN PELATIHAN ETIK DASAR DAN ETIK DASAR LANJUT

RSUP DR. M. DJAMIL ADAKAN PELATIHAN ETIK DASAR DAN ETIK DASAR LANJUT
RSUP DR. M. DJAMIL ADAKAN PELATIHAN ETIK DASAR DAN ETIK DASAR LANJUT

               Padang, Rs.Djamil – Ketua Komisi Etik Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Nasional (KEPPKN) Kementerian Kesehatan RI, Dr. dr. Triono Soendoro, M.Sc., M.Phil, Ph.D., menjadi Pemateri dalam Pelatihan Etik Dasar (ED) dan Etik Dasar Lanjut (EDL) yang diadakan oleh RSUP Dr. M. Djamil Padang, Senin sampai dengan Rabu (26-28/03), di Aula Lantai IV Gedung Poliklinik Rawat Jalan. Pelatihan ini diikuti oleh seluruh anggota Komite Etik Penelitian Kesehatan Rs. M. Djamil, dokter-dokter, beserta perawat yang melakukan penelitian di M. Djamil. “Selain mempunyai dasar untuk penelitan, pelatihan ini juga menjadi syarat untuk dapat mengikuti GCP (Good Clinical Practice)”, kata Dr. dr. Qaira Anum, Sp.KK (K), Ketua Komite Etik Penelitian Kesehatan RSUP Dr.M. Djamil Padang.

         Komite Etik Penelitian Kesehatan di rumah sakit bertugas untuk mengawasi agar penelitian pada manusia dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip ICH-GCP (International Convention on Harmonization of Good Clinical Trial Practice). Ilmu dan teknologi kedokteran pun berkembang sangat pesat berkat penelitian yang baik dan bermutu tinggi. Penelitian yang bermutu tinggi adalah penelitian yang memenuhi syarat keunggulan ilmiah serta menjunjung tinggi harkat, martabat, dan hak azasi manusia seperti tertuang dalam Deklarasi Helsinki, dan memenuhi prinsip-pinsip Cara Uji Klinik yang Baik.“Komite Etik Penelitian RSUP Dr. M. Djamil Padang sudah ada lebih kurang sejak enam tahun lalu,” sebut Gustianof, SH, MSc-HL, Sekretaris Komite Etik Penelitian Kesehatan RSUP Dr. M. Djamil Padang, saat Penutupan Pelatihan Etik Dasar dan Lanjut, Rabu (28/03).

          Dr. Qaira menyebutkan bahwa pelatihan ini merupakan kerja sama antara Komite Etik Penelitian Djamil dengan Komite Etik Penelitian Nasional dari Kemenkes. Sebutnya, RSUP Dr. M. Djamil adalah rumah sakit vertikal kelima yang mengadakan ini. “Kita berharap M. Djamil menjadi pusat penelitian kesehatan di Sumatra bagian Tengah. Nanti, kita kondisikan seluruh anggota kita dapat menjadi instruktur yang profesional. Kita juga berharap 2018 atau paling lama awal 2019 nanti, Komite Etik Penelitian Kesehatan M. Djamil sudah terakreditasi. Nanti, kita juga sudah kondisikananggota kita dapat menjadi instruktur yang profesional,” katanya. “Ke depan, kita berencana untuk mengadakan Training of Trainer (TOT) kepada tenaga etik penelitian M. Djamil untuk siap menaungi rumah sakit-rumah sakit di bawah jejaring RSUP Dr. M. Djamil Padang,” tambah Gustafianof. Semangat para peserta pelatihan terhadap majunya Komite Etik Penelitian Kesehatan RSUP Dr. M. Djamil sangat tinggi, terbukti dengan antusias dan aktifnya peserta dalam mengikuti kegiatan pelatihan ini. (Humas)

Admin
Admin
EDITOR

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>