728 x 90

PERINGATAN HARI PARKINSON DUNIA DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG

PERINGATAN HARI PARKINSON DUNIA DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG
PERINGATAN HARI PARKINSON DUNIA DI RSUP DR. M. DJAMIL PADANG

        Padang, Rs. Djamil –“Parkinson tidak hanya menyerang para usia lanjut saja, tetapi juga usia muda”. Begitu yang disampaikan Prof. Dr. dr. H. Basyiruddin A., Sp.S. (K)., saat peringatan hari Parkinson dunia yang ke-200 di Poliklinik Neurologi, Instalasi Rawat Jalan RSUP Dr. M. Djamil, Kamis (12/04). Hari Parkinson Dunia diperingati setiap tanggal 11 April. Penyakit Parkinson merupakan penyakit kronis degeneratif yang disebabkan karena berkurangnya sel-sel berpigmen di otak (substansia nigra). Parkinson dapat menyerang siapa saja, tanpa memandang ras, jenis kelamin, status sosial, maupun lokasi geografis. Namun, Parkinsonbukanlah penyakit keturunan dan sampai saat ini belum diketahui secara pasti faktor penyebab sebenarnya dari penyakit ini. “Penyakit ini tidak diketahui penyebabnya. Namun, kita dapat mengenali gejalanya dan melakukan terapi kepada penderita,” kata Prof. Basyiruddin tersebut. Gejala Parkinson diawali dengan munculnya gejala motorik yang disertai dengan timbulnya rasa lelah, letih, gangguan kepribadian, tremor (gemetaran) ringan, dan hilang timbul pada jari. Selanjutnya, akan muncul gejala-gejala utama yang dialami oleh penderita, seperti tremor, rigid (gerakan kaku), bradikinesia, postur tubuh yang mudah jatuh, berdiri membungkuk, aktivitas makan (mengunyah dan menelan) menjadi lamban, serta air liur menetes keluar.

       Penderita penyakit Parkinson juga bisa mengalami gejala tambahan lainnya, misal konstipasi, sulit tidur atau insomnia, kehilangan indera penciuman atau anosmia, serta masalah daya ingat. “Oleh karena itu, Parkinson berbeda dengan Stroke,” tambahnya. Langkah penanganan yang tersedia untuk penderita Parkinson adalah fisioterapi, obat-obatan, dan operasi jika diperlukan. Penyakit Parkinson pada tahap awal, gejalanya cenderung ringan dan tidak perlu dilakukan penanganan khusus. Akan tetapi, demi mengetahui perkembangan kondisi, pemeriksaan rutin akan dilakukan. Kini, perkembangan pengobatan penyakit Parkinson sudah cukup maju. Di samping pengobatan dan terapi, dukungan keluarga dan orang-orang terdekat juga bisa mendukung kesembuhan penderita. “Dengan adanya peringatan hari Parkinson ini, kita makin peduli dengan para penderita Parkinson, memberikan dukungan, dan meningkatan pelayanan fasilitas kesehatan yang menyediakan pelayanan Parkinson,” sebut dr. Syarif Indra. Sp.S.

       Peringatan hari Parkinson sedunia ini juga disambut baik oleh pasien RSUP Dr. M. Djamil, khususnya pasien Poli Neurologi. “Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk saya karena dapat menambah ilmu dan pengetahuan saya mengenai apa itu penyakit Parkinson, bagaimana gejalanya, dan bagaimana pencegahannya dengan cara rajin olah raga,” jelas “S”, salah seorang pasien di RSUP Dr. M. Djamil Padang. (Humas)

Admin
Admin
EDITOR

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>