728 x 90

PELATIHAN METODE PEMBELAJARAN KLINIK “PRECEPTORSHIP”

PELATIHAN METODE PEMBELAJARAN KLINIK “PRECEPTORSHIP”
PELATIHAN METODE PEMBELAJARAN KLINIK “PRECEPTORSHIP”

      Padang, Rs.Djamil – “Dalam rangka memenuhi standar akreditasi KARS edisi 1 atau SNARS edisi 1, terutama dalam Bab Integrasi Pendidikan Kesehatan dalam Pelayanan Rumah Sakit (IPKP),” begitu kata Hendria Putra, Kabid Keperawatan, dalam menjelaskan tujuan diadakannya metode pembelajaran klinik “preceptorship”, di Aula IRJ, RSUP Dr. M. Djamil Padang (18/04). Pelatihan ini diikuti oleh staf pendidik medis untuk mahasiswa atau peserta didik keperawatan di RSUP Dr. M. Djamil Padang. “Peserta berjumlah 163 orang, berasal dari 13 instalasi pelayanan pasien, yang semuanya dianggap cakap dan mampu dalam preceptorship,” kata Hendria. Dalam pelaksanaan program preceptorship, ada tiga elemen yang terdapat di dalamnya dan saling berkaitan, yaitu program preceptorship itu sendiri, preceptor (orang yang memberikan pengajaran), dan preceptee (orang yang menerima pembelajaran). Dalam pelaksanaan program preceptorship, peran seorang preceptor adalah sangat penting dan merupakan kunci utama. Seorang preceptor mempunyai peran untuk menjembatani antara teori yang didapatkan oleh mahasiswa di fakultas dengan kenyataan yang ada di lapangan kerja, yaitu klinik atau rumah sakit. “Untuk itu, sangat penting dilakukannya pelatihan ini agar para preceptor di RSUP Dr. M. Djamil memiliki kelayakan dan berkualifikasi,” jelasnya.

    Pelatihan metode pembelajaran klinik “preceptorship” juga bertujuan agar kualitas bimbingan klinik yang sesuai dengan standar akreditasi rumah sakit dapat terpenuhi, khususnya di dalam pelayanan Rs. Djamil. Dalam pelatihan, narasumber telah profesional dalam bidangnya dan sudah mengikuti TOT (Training of Trainer). Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Medik dan Keperawatan,  dr. Rose Dinda Martini, Sp.Pd, K-GER, FINASIM. Meski diselenggarakan hanya satu hari, dr. Rose berharap agar semua peserta dapat mengikuti dengan serius. “Semoga para peserta overview ini mampu menerapkan di lapangan dengan baik apa saja ilmu yang didapat selama pelatihan,” tambah dr. Rose.

     Seusai pelatihan, peserta akan diberi sertifikat sebagai tanda telah berkualifikasi dalam program preceptorship. (Humas)

Admin
Admin
EDITOR

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked with *


0 Komentar

?>